JEMBATAN MILANGODAA— Warga Berharap Pembangunannya dipercepat

Bolsel— Sejumlah warga Gorontalo dan Sulawesi Utara (Sulut), berharap pembangunan jembatan Milangodaa, yang menghubungkan dua provinsi itu agar dipercepat, sehingga akses transportasi dan ekonomi berjalan baik.
“Sudah cukup lama jembatan itu rusak akibat bencana alam, namun belum ada informasi selesainya pembangunan,” kata Awit Mokoagow , salah satu warga Bolmong Selatan, Selasa.
Jembatan sepanjang 250 meter itu, merupakan penghubungan dua provinsi di bagian selatan, dan merupakan akses trransportasi alternatif yang banyak dimanfaatkan warga.
Menurut warga, jalur utama yang menghubungkan Gorontalo dan Sulut ada di bagian pantai utara atau jalur trans Sulawesi, namun jaraknya sangat jauh.
Sementara untuk jalur selatan yang ada di perbatasan Kabupaten Bolmong Selatan (Sulut) dan Kabupaten Bone Bolango (Gorontalo), jarak tempuhnya masih cukup dekat.
“Kalau kita dari Gorontalo hendak ke Kabupaten Bolmong dengan melewati Jembatan Milangodaa di jalur selatan, jarak tempuhnya hanya sekitar empat hingga lima jam. Kalau mengikuti jalur utara lebih jauh menjadi enam hingga tujuh jam lamanya,” kata Adri Mooduto, salah satu warga Gorontalo.
Pria yang berprofesi sopir truk ini, setiap hari dirinya harus mengintari jalur selatan ke pantai utara atau trans Sulawesi, karena memang tidak ada jalur alternatif lainnya.
Sebelumnya, pembangunan jembatan Milangodaa yang rusak akibat bencana tahun 2008 lalu, sempat dianggarkan sekitar Rp42 miliar.
Anggaran itu dilakukan bersama antara pemerintah Provinsi Sulut dan National Road Improvement Project (EINRIP), dan sudah dilakukan peletakan batu pertama tahun 2008 lalu.

inilah photo jembatan milangodaa yang hanyut di hantam banjir.












Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))